Urolog Ungkap Cara Cek Kanker di Testis, Pria Wajib Tahu!

Urolog Ungkap Cara Cek Kanker di Testis, Pria Wajib Tahu!

Kanker testis merupakan salah satu jenis kanker yang relatif jarang terjadi, namun menjadi jenis kanker yang paling sering menyerang pria usia muda, khususnya di rentang usia 15 hingga 35 tahun. Kabar baiknya, kanker testis memiliki tingkat kesembuhan yang sangat tinggi jika dideteksi sejak dini.

Oleh karena itu, para ahli urologi sangat menyarankan pria untuk melakukan pemeriksaan mandiri secara berkala. Langkah ini penting untuk mengenali perubahan sekecil apa pun pada organ reproduksi sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Berikut adalah panduan lengkap dari urolog mengenai cara cek kanker di testis melalui metode SADARI (Periksa Testis Sendiri) serta gejala lain yang perlu diwaspadai.

Cara Cek Kanker di Testis Mandiri (SADARI)

Urolog merekomendasikan pemeriksaan ini dilakukan sebulan sekali. Waktu terbaik untuk melakukannya adalah setelah mandi air hangat, karena suhu hangat membuat kulit skrotum (kantung testis) menjadi lebih rileks, sehingga mempermudah Anda merasakan struktur di dalamnya.

Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Langkah 1: Berdiri di Depan Cermin

Perhatikan apakah ada pembengkakan yang tidak biasa pada kulit skrotum atau area selangkangan Anda.

  • Langkah 2: Periksa dengan Kedua Tangan

Tempatkan ibu jari Anda di bagian atas testis, dengan jari telunjuk dan jari tengah di bagian bawah. Gunakan kedua tangan untuk memeriksa setiap testis secara bergantian.

  • Langkah 3: Putar Perlahan

Gulung atau putar testis secara lembut di antara ibu jari dan jari-jari Anda. Rasakan apakah ada benjolan, perubahan ukuran, atau perubahan kekerasan. Testis yang sehat umumnya terasa kenyal, halus, dan berbentuk oval.

Catatan Urolog: Saat memeriksa, Anda akan merasakan adanya saluran lunak seperti tali di bagian belakang atas setiap testis. Ini adalah epididimis (saluran sperma). Kondisi ini sepenuhnya normal dan jangan disalahartikan sebagai benjolan kanker.

Gejala Kanker Testis yang Perlu Diwaspadai

Selain melakukan pengecekan mandiri, urolog mengingatkan Anda untuk peka terhadap beberapa sinyal tubuh berikut:

  • Benjolan Tanpa Rasa Sakit: Gejala paling umum adalah adanya benjolan kecil yang keras di dalam testis. Benjolan ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit saat ditekan.
  • Rasa Berat di Skrotum: Munculnya sensasi berat atau penuh di dalam kantung buah zakar secara tiba-tiba.
  • Nyeri Tumpul: Rasa pegal atau nyeri tumpul di area perut bagian bawah, selangkangan, atau punggung.
  • Penumpukan Cairan: Adanya pengumpulan cairan secara mendadak di dalam kantung skrotum (hidrokel).
  • Perubahan Ukuran yang Signifikan: Salah satu testis tampak jauh lebih besar atau lebih keras secara drastis dibandingkan sebelumnya (normal jika salah satu testis sedikit lebih besar dari yang lain, namun perubahannya tidak terjadi mendadak).

Kapan Harus ke Dokter Urologi?

Jika Anda menemukan benjolan, pengerasan, atau perubahan ukuran yang mencurigakan saat melakukan pengecekan mandiri, jangan menunda untuk menjadwalkan pertemuan dengan dokter spesialis urologi di IHC RS Elizabeth.

Urolog biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik lanjutan, tes ultrasonografi (USG) skrotum untuk melihat karakteristik benjolan, serta tes darah guna mengecek penanda tumor (tumor markers). Ingat, deteksi dini adalah kunci utama keberhasilan pengobatan kanker testis.

---------------------------------------------------------------------------------------

Referensi :

Informasi medis dalam artikel ini disusun berdasarkan panduan klinis dan literatur dari institusi kesehatan global terpercaya:

  1. Urology Care Foundation (Official Foundation of the American Urological Association): Testicular Cancer Symptoms & Detection (Panduan resmi urolog mengenai metode pemeriksaan mandiri).
  2. Mayo Clinic: Testicular Cancer - Symptoms and Causes (Membahas gejala klinis, diagnosis awal, dan epidemiologi usia penderita).
  3. National Health Service (NHS) UK: How to Check Your Testicles (Prosedur langkah demi langkah pemeriksaan testis secara mandiri).
  4. American Cancer Society (ACS): Can Testicular Cancer Be Found Early? (Studi mengenai efektivitas deteksi dini terhadap tingkat kelangsungan hidup pasien).